Dimethyl Sulfoxide (INCI: Dimethyl Sulfoxide) dengan grade EMSURE adalah senyawa pelarut aprotik polar berkualitas tinggi yang banyak digunakan dalam industri kimia dan laboratorium. Senyawa ini berupa cairan jernih tidak berwarna yang memiliki kemampuan unik untuk melarutkan berbagai senyawa polar maupun non-polar secara efektif.
Mekanisme kerja utama zat ini dalam aplikasi topikal adalah sebagai skin penetration enhancer (penambah penetrasi kulit). DMSO bekerja dengan cara memodifikasi sementara struktur lapisan stratum korneum pada kulit, sehingga molekul bahan aktif lain dapat diserap dan berpenetrasi lebih dalam ke lapisan kulit secara lebih optimal.
Dalam proses formulasi sediaan khusus atau laboratorium, bahan ini umumnya dimasukkan ke dalam fase cair atau dicampur bersama bahan aktif pada konsentrasi anjuran berkisar antara 1% hingga 10%, tergantung pada tingkat penetrasi yang dibutuhkan. Penggunaannya harus disesuaikan secara cermat karena kemampuannya dalam meningkatkan penyerapan zat lain juga berlaku untuk zat yang tidak diinginkan.
DMSO sangat kompatibel digunakan berdampingan dengan berbagai bahan aktif kosmetik atau farmasi yang sulit menembus penghalang kulit (skin barrier). Meskipun demikian, formulator perlu memperhatikan sifatnya yang higroskopis dan potensial memicu iritasi jika digunakan pada konsentrasi terlalu tinggi tanpa uji kompatibilitas yang memadai.
Produk ini ditujukan untuk kebutuhan riset, laboratorium, atau pengembangan formulasi profesional. Simpan di tempat sejuk dan tertutup rapat, serta pastikan pematuhan terhadap regulasi keamanan bahan kimia dan standar BPOM untuk produk akhir yang dikomersialkan.
PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi utama Dimethyl Sulfoxide (DMSO) dalam formulasi?
J: DMSO berfungsi sebagai pelarut polar yang kuat sekaligus penambah penetrasi (penetration enhancer) untuk membantu bahan aktif menyerap lebih baik ke dalam kulit.
T: Bagaimana cara mencampurkan DMSO ke dalam sediaan?
J: DMSO berbentuk cair dan larut sempurna dalam air, serta dapat dimasukkan ke dalam fase cair pada proses pencampuran dengan dosis umum berkisar antara 1% hingga 10%.





Ulasan
Belum ada ulasan.