Yoghurt Extract adalah bahan aktif alami hasil ekstraksi yogurt yang kaya akan nutrisi penting untuk kesehatan kulit. Memiliki nama INCI Yogurt Extract, bahan berbentuk cairan ini mengandung komponen alami seperti asam laktat (lactic acid), protein susu, kalsium, vitamin B kompleks, serta mineral mikro. Di industri kosmetik dan personal care, ekstrak botani ini sangat populer digunakan dalam formula masker, krim wajah, dan produk perawatan rambut untuk memberikan efek kulit yang sehat, kenyal, dan bercahaya secara alami.
Mekanisme kerja bahan aktif ini didasarkan pada kandungan asam laktat alami berwujud Alpha Hydroxy Acid (AHA) ringan yang bekerja mengeksfoliasi sel kulit mati secara lembut tanpa memicu iritasi. Di saat yang sama, kandungan protein susu dan asam amino di dalamnya bertindak sebagai zat humektan alami yang mengikat kadar air pada lapisan kulit. Nutrisi ini membantu memperbaiki hidrasi, meremajakan sel-sel epidermal, serta menjaga keseimbangan mikrobioma kulit agar sawar kulit (skin barrier) tetap kuat dan terlindungi.
Dalam proses pembuatan sediaan kosmetik, Yoghurt Extract bersifat larut air sehingga wajib dimasukkan ke dalam fase air (water phase). Dosis anjuran penggunaan untuk sediaan harian seperti serum, krim, atau losion berkisar antara 1% hingga 5% dari total berat formula. Demi menjaga kandungan nutrisi, protein, dan vitamin di dalamnya agar tidak rusak atau mengalami denaturasi akibat panas, ekstrak ini wajib dimasukkan pada fase dingin (cool-down phase) di bawah suhu 40°C setelah emulsi utama terbentuk.
Sebagai tips formulasi untuk menciptakan produk perawatan kulit kering atau kusam, Yoghurt Extract sangat baik dikombinasikan dengan bahan pelembab murni seperti Gliserin atau Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid). Ekstrak ini juga ideal dipadukan dengan ekstrak buah-buahan untuk tema kosmetik alami (natural/botanical skincare). Mengingat bahan ini berbasis ekstrak organik yang kaya nutrisi, formulator wajib menambahkan sistem pengawet (preservative) berspektrum luas yang stabil dan pengelat seperti Disodium EDTA untuk mencegah kontaminasi mikroba serta perubahan warna pada sediaan akhir.
Dari segi regulasi dan keamanan BPOM, Yoghurt Extract dikategorikan sebagai bahan yang sangat aman (BPOM-friendly) dan hipoalergenik karena karakternya yang lembut di kulit. Keunggulannya yang multi-fungsi membuat bahan ini sangat fleksibel untuk diaplikasikan ke berbagai jenis produk leave-on maupun rinse-off, mulai dari sabun mandi, kondisioner rambut, hingga produk perawatan kulit sensitif dan kulit bayi.
PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi utama Yoghurt Extract dalam formulasi kosmetik?
J: Fungsi utamanya adalah sebagai nutrisi dan pelembab alami yang menghidrasi kulit, mengeksfoliasi sel mati secara lembut, serta menjaga kulit tetap halus dan kenyal.
T: Bagaimana cara memasukkan Yoghurt Extract ke dalam formula serum atau krim?
J: Karena bersifat larut air dan sensitif panas, masukkan ekstrak ini pada fase dingin (cool-down phase) di bawah suhu 40°C pada akhir proses pencampuran.
T: Berapa dosis penggunaan Yoghurt Extract yang dianjurkan?
J: Dosis anjuran standar adalah 1% hingga 5% untuk berbagai sediaan skincare dan haircare seperti krim malam, masker wajah, losion, maupun sampo.





Ulasan
Belum ada ulasan.