Ekstrak Daun Sirih / Betel Leaf Extract | Agen Antibakteri Alami dan Antiseptik

Rentang harga: Rp41.000 hingga Rp593.000

Dikenal juga sebagai ekstrak daun sirih atau betel leaf extract — antiseptik dan antibakteri alami untuk produk pembersih area kewanitaan dan jerawat. Dosis 0,5–10%.

- +
SKU: 08569CHLI Kategori: Tag: , ,

Ekstrak Daun Sirih adalah bahan aktif botanical alami berbentuk cairan yang diperoleh dari hasil ekstraksi daun tanaman Piper betle. Memiliki nama INCI Piper Betle Leaf Extract, bahan ini telah lama digunakan secara tradisional di Indonesia dan kini menjadi standar industri kosmetik modern untuk sediaan antiseptik alami. Kandungan senyawa aktif di dalamnya, seperti fenol, kavikol, dan eugenol, memberikan sifat fungsional yang sangat unggul sebagai agen antibakteri, antijamur, serta antiinflamasi.

Mekanisme kerja bahan aktif ini didasarkan pada kemampuan senyawa fenolik di dalamnya untuk mendepolimerisasi membran sel bakteri dan mendenaturasi protein seluler patogen. Hal ini membuat ekstrak daun sirih sangat efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat (Cutibacterium acnes) serta mikroorganisme penyebab bau tidak sedap dan keputihan pada area kewanitaan, tanpa merusak flora normal yang menguntungkan jika diformulasikan pada pH yang tepat.

Dalam proses pembuatan sediaan kosmetik dan personal care, Ekstrak Daun Sirih bersifat larut air sehingga wajib dimasukkan ke dalam fase air (water phase). Dosis anjuran penggunaan untuk sediaan harian berkisar antara 1% hingga 5% dari total berat formula. Demi menjaga integritas senyawa aktif dan mencegah kerusakan akibat panas, bahan ini sangat disarankan untuk dimasukkan pada fase dingin (cool-down phase) di bawah suhu 40°C setelah basis emulsi atau surfaktan utama terbentuk.

Sebagai tips formulasi untuk memproduksi pembersih kewanitaan (feminine wash) atau sabun jerawat yang efektif, pastikan target pH akhir sediaan berada pada rentang asam ringan, yaitu 3,5 – 4,5 untuk area kewanitaan, atau 5,0 – 5,5 untuk wajah. Ekstrak ini sangat baik dikombinasikan dengan bahan pelembab seperti gliserin agar tidak memicu kulit kering, serta pengelat seperti Disodium EDTA guna menjaga stabilitas warna ekstrak botani di dalam formula agar tidak mudah berubah menjadi gelap akibat proses oksidasi.

Dari segi regulasi dan keamanan BPOM, Ekstrak Daun Sirih merupakan bahan alami yang aman (BPOM-friendly) dengan indeks iritasi yang rendah selama digunakan dalam batas dosis yang dianjurkan. Sediaannya yang berbasis air membuatnya sangat kompatibel untuk dicampurkan ke dalam sistem surfaktan non-ionik maupun amfoterik, menjadikannya pilihan populer untuk produk green cosmetics yang menonjolkan kearifan lokal Indonesia.

PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi utama Ekstrak Daun Sirih dalam produk kosmetik?
J: Fungsi utamanya adalah sebagai antiseptik dan antibakteri alami untuk membantu mengatasi jerawat, mengurangi bau badan, serta menjaga kebersihan area kewanitaan.

T: Bagaimana cara memasukkan Ekstrak Daun Sirih ke dalam formula?
J: Karena bersifat larut air, ekstrak ini dicampurkan ke dalam fase air atau dimasukkan pada fase dingin (cool-down phase) di bawah suhu 40°C agar kandungan aktifnya tidak rusak.

T: Berapa dosis penggunaan Ekstrak Daun Sirih yang dianjurkan?
J: Dosis anjuran standar adalah 1% hingga 5% untuk sediaan personal care seperti sabun cair, feminine wash, toner jerawat, maupun produk bilas lainnya.

Berat N/A
Ukuran

50 ml, Liter

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Ekstrak Daun Sirih / Betel Leaf Extract | Agen Antibakteri Alami dan Antiseptik”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *