Bengkoang Extract (INCI: Pachyrhizus Erosus Root Extract, Propylene Glycol, Phenoxyethanol, MCIT/MIT) adalah bahan aktif nabati yang dikenal secara turun-temurun dalam industri kecantikan Indonesia sebagai agen pencerah alami. Ekstrak ini mengandung senyawa flavonoid dan vitamin C yang berperan penting dalam menghambat produksi melanin yang berlebih pada kulit.
Mekanisme kerjanya adalah dengan menghambat aktivitas enzim tirosinase, yaitu enzim kunci dalam pembentukan pigmen kulit. Dengan penggunaan rutin, bahan ini membantu menyamarkan noda hitam, meratakan warna kulit, dan memberikan tampilan wajah yang lebih cerah, segar, serta sehat.
Masukkan ke dalam fase air (water phase) saat tahap pendinginan (cool down phase) di bawah suhu 40°C untuk menjaga efikasi zat aktifnya. Dosis anjuran penggunaan berkisar antara 1–5%. Bahan ini sangat ideal untuk diaplikasikan dalam produk leave-on seperti serum pencerah, krim wajah, losion tubuh, serta masker wajah.
Kombinasi baik dengan: Niacinamide (untuk efektivitas pencerahan ganda), Alpha Arbutin (sebagai pelengkap penghambat melanin), dan Glycerin (untuk menjaga kelembaban kulit selama proses pencerahan).
Sebagai bahan alami, ekstrak bengkoang relatif aman dan lembut untuk kulit. Pastikan untuk selalu memperhatikan stabilitas pH produk akhir agar zat aktif dalam ekstrak tetap bekerja optimal. Gunakan bahan dengan kualitas terjamin untuk keperluan registrasi produk ke BPOM.





Ulasan
Belum ada ulasan.