Sodium Cocoyl Glycinate | Surfaktan Asam Amino Lembut dan Berbusa

Rentang harga: Rp20.000 hingga Rp152.000

Dikenal juga sebagai sodium cocoyl glycinate atau natrium kokoil glisinat—surfaktan asam amino lembut berbusa melimpah untuk pembersih wajah sensitif.

- +

Sodium Cocoyl Glycinate adalah jenis surfaktan utama atau pembantu (surfactant) berbasis asam amino anionic yang sangat lembut di kulit. Memiliki nama INCI Sodium Cocoyl Glycinate, bahan ini diproduksi melalui kondensasi asam lemak kelapa (coconut acid) dengan glisin, yaitu asam amino penyusun utama kolagen kulit manusia. Di industri personal care premium, bahan ini menjadi pilihan utama untuk menggantikan surfaktan sulfat konvensional (SLES/SLS) karena kemampuannya membersihkan tanpa merusak sawar kulit (skin barrier).

Mekanisme kerja surfaktan ini sangat unik karena mampu menghasilkan busa yang melimpah, padat, dan elastis (creamy foam) meskipun bekerja pada rentang pH netral hingga basa lemah. Berbeda dengan surfaktan aniotik biasa yang cenderung mengikat protein keratin kulit dan memicu dehidrasi, Sodium Cocoyl Glycinate memiliki afinitas yang tinggi terhadap air dan meninggalkan lapisan pelindung yang lembut setelah dibilas, sehingga mencegah efek kulit tertarik atau kering (tightness sensation).

Dalam proses pembuatan sediaan pembersih seperti facial wash, body wash, atau sampo, Sodium Cocoyl Glycinate umumnya diaplikasikan ke dalam fase air (water phase). Dosis anjuran penggunaan sebagai surfaktan utama (primary surfactant) berkisar antara 5% hingga 25% (bergantung pada konsentrasi aktif sediaan asal), sedangkan sebagai surfaktan pembantu (co-surfactant) cukup digunakan sebesar 1% hingga 5% untuk memperbaiki kualitas busa. Bahan ini dapat diproses secara dingin (cold process) maupun dengan pemanasan ringan untuk mempercepat pelarutan.

Sebagai tips formulasi untuk memproduksi pembersih wajah premium bertekstur jernih atau pasta kental, kombinasi Sodium Cocoyl Glycinate dengan surfaktan amfoterik seperti Cocamidopropyl Betaine (CAPB) atau jenis glukosida (Lauryl Glucoside) sangat disarankan untuk meningkatkan kekentalan sistem. Perlu diperhatikan bahwa surfaktan asam amino ini memiliki sifat pengentalan yang berbeda dari SLES, sehingga penambahan pengental hidrokoloid seperti Xanthan Gum atau PEG-120 Methyl Glucose Dioleate sering kali diperlukan untuk mencapai viskositas yang ideal.

Dari segi regulasi dan keamanan BPOM, Sodium Cocoyl Glycinate dinilai sangat aman (BPOM-friendly), bersifat mudah terurai secara hayati (biodegradable), serta memiliki indeks iritasi mata dan kulit yang amat rendah. Karakteristiknya yang ramah lingkungan dan hipoalergenik menjadikannya bahan ideal untuk formulasi produk bayi, pembersih kulit sensitif, hingga tren kosmetik hijau (green cosmetics).

PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi utama Sodium Cocoyl Glycinate dalam kosmetik?
J: Fungsinya adalah sebagai surfaktan (agen pembersih) berbasis asam amino yang menghasilkan busa melimpah namun sangat lembut dan tidak membuat kulit kering.

T: Apakah Sodium Cocoyl Glycinate bisa menggantikan SLS/SLES?
J: Ya, bahan ini adalah alternatif bebas sulfat (sulfate-free) yang jauh lebih aman untuk kulit sensitif dan tidak merusak skin barrier.

T: Bagaimana cara mengentalkan formula yang menggunakan Sodium Cocoyl Glycinate?
J: Karena tidak bisa dikentalkan dengan garam (NaCl) biasa seperti SLES, Anda memerlukan pengental tambahan seperti Xanthan Gum atau kombinasi surfaktan amfoterik (CAPB).

Berat N/A
Ukuran

100 ml, Kg

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Sodium Cocoyl Glycinate | Surfaktan Asam Amino Lembut dan Berbusa”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *