Lemongrass Oil dengan nama INCI Cymbopogon Flexuosus Oil adalah minyak atsiri murni yang diekstraksi dari daun dan batang tanaman serh dapur melalui metode distilasi uap. Bahan ini dikenal luas dalam industri kosmetik dan aromaterapi karena kandungan senyawa aktif utamanya seperti citral, yang memberikan aroma khas jeruk yang kuat serta sifat antibakteri dan antijamur alami.
Secara mekanismenya, minyak atsiri ini bekerja secara topikal dengan membantu membersihkan pori-pori, mengurangi produksi sebum berlebih pada kulit berminyak, serta merawat kulit yang rentan berjerawat. Selain itu, aromanya yang menyegarkan sering dimanfaatkan dalam sediaan perawatan tubuh untuk membantu meredakan ketegangan otot dan memberikan efek relaksasi.
Dalam pemanfaatannya untuk formulasi kosmetik, Lemongrass Oil bersifat larut dalam minyak (oil-soluble). Masukkan bahan ini pada fase akhir atau cool-down phase di bawah suhu 40°C untuk menjaga kualitas komponen aktif dan aromanya agar tidak menguap. Dosis anjuran penggunaan topikal sangat terbatas, yakni berkisar antara 2% hingga maksimal 5% untuk meminimalkan risiko iritasi atau sensitisasi kulit.
Karena konsentrasi senyawa aktifnya yang tinggi, minyak ini wajib diencerkan terlebih dahulu dengan carrier oil atau dicampur secara merata ke dalam basis emulsi yang sesuai. Hindari penggunaan langsung pada kulit sensitif dan lakukan uji kepekaan (patch test) sebelum diaplikasikan secara luas pada produk akhir.
Produk ini ditujukan khusus sebagai bahan baku industri kosmetik dan aromaterapi. Simpan di dalam wadah kedap udara yang tertutup rapat, terhindar dari panas dan cahaya matahari langsung, serta patuhi batas konsentrasi aman sesuai standar IFRA.
PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi utama Lemongrass Oil dalam produk kosmetik?
J: Lemongrass Oil berfungsi sebagai agen antibakteri alami, pemberi aroma (perfuming agent), serta pengontrol minyak berlebih pada produk perawatan kulit berminyak dan berjerawat.
T: Bagaimana cara mencampurkan Lemongrass Oil ke dalam formula?
J: Bahan ini larut dalam minyak dan harus dimasukkan pada fase pendinginan (cool-down phase) di bawah suhu 40°C dengan dosis anjuran yang rendah yaitu 2–5%.





Ulasan
Belum ada ulasan.