Tinosorb M (INCI: Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethylbutylphenol (and) Aqua (and) Decyl Glucoside (and) Propylene Glycol (and) Xanthan Gum) adalah filter UV organik yang unik karena hadir dalam bentuk dispersi mikro-halus (larut air/dispersi). Bahan ini bekerja secara sinergis melalui mekanisme penyerapan, pemantulan, dan penyebaran sinar UV, menjadikannya salah satu filter broad-spectrum paling efisien untuk melindungi kulit dari radiasi UVA dan UVB.
Keunggulan utama Tinosorb M adalah fotostabilitasnya yang luar biasa tinggi dan kemampuannya untuk menstabilkan filter UV lain yang kurang stabil, seperti Avobenzone. Karena bentuknya yang terdispersi, bahan ini memberikan perlindungan fisik yang efektif namun dengan tekstur yang tetap nyaman, ringan, dan tidak meninggalkan residu putih (white cast) berlebih pada kulit.
Dalam formulasi, Tinosorb M dimasukkan ke dalam fase air (water phase) sebagai dispersi. Perlu diperhatikan bahwa untuk menjaga stabilitas sediaan, pengadukan yang intensif diperlukan saat proses pembuatan. Dosis penggunaan yang dianjurkan dalam produk kosmetik biasanya berkisar antara 1% hingga 10%, tergantung pada target nilai SPF dan PA yang ingin dicapai dalam produk tabir surya Anda.
Kombinasi baik dengan: Tinosorb S (untuk perlindungan spektrum luas yang optimal), Zinc Oxide atau Titanium Dioxide (sebagai penguat perlindungan fisik), dan antioksidan seperti Tocopherol untuk mencegah kerusakan akibat radikal bebas yang lolos dari paparan sinar UV.
Sebagai bahan aktif tabir surya, penggunaan Tinosorb M harus mengikuti regulasi BPOM mengenai batas maksimal konsentrasi dalam produk kosmetik. Pastikan untuk melakukan uji stabilitas produk jadi untuk memastikan sistem dispersi tetap terjaga selama masa simpan produk.





Ulasan
Belum ada ulasan.