Trisodium Citrate (INCI: Sodium Citrate) atau dikenal juga sebagai natrium sitrat merupakan garam natrium dari asam sitrat yang berbentuk serbuk kristal putih atau granul halus (crystalline powder/granular crystals). Dalam industri kosmetik, perawatan diri, maupun formulasi rumah tangga (home care), bahan ini memiliki peran penting sebagai pH buffer (penyeimbang pH), chelating agent (pengkelat ion logam), serta agen pengstabil emulsi dan sistem pengawet.
Berdasarkan Certificate of Analysis (CoA) spesifikasi teknisnya, bahan ini memiliki kemurnian sangat tinggi mencapai 99,7% (standard USP/BP/E331), bersifat sangat mudah larut dalam air (freely soluble in water), serta memiliki nilai pH sekitar 8,4 pada larutan 5%. Bahan ini bekerja secara efektif menetralkan sifat yang terlalu asam, menjaga kestabilan nilai pH racikan agar tidak mudah melonjak atau anjlok seiring waktu, sekaligus mengikat molekul ion logam bebas yang dapat memicu oksidasi atau perubahan warna pada produk.
Dalam formulasi kosmetik dan perawatan diri, Trisodium Citrate dilarutkan ke dalam fase air (water phase) pada awal atau akhir proses racikan. Dosis penggunaan yang dianjurkan berada pada kisaran 0,1% hingga 1,0% tergantung pada target pH dan kompleksitas formula. Bahan ini kerap dipadukan bersama Asam Sitrat (Citric Acid) untuk membentuk sistem penyangga pH (citric acid/sodium citrate buffer system) yang sangat stabil pada kisaran pH 4,0 hingga 6,2.
Penggunaan Trisodium Citrate sangat menguntungkan pada produk pembersih seperti micellar water, sabun cair, sampo, toner, serum, hingga losion. Kehadirannya membantu meningkatkan efektivitas pengawet (preservative booster) serta mencegah hilangnya Busa/kinerja surfaktan akibat kesadahan air. Bahan ini juga sangat mudah dipadukan dengan berbagai jenis bahan aktif, humektan, maupun surfaktan non-ionik dan anioniik.
Penggunaan Sodium Citrate sangat aman dan diakui oleh BPOM maupun regulasi kosmetik internasional untuk formulasi topikal leave-on maupun rinse-off. Bahan ini tidak mengiritasi kulit, bersifat terdegradasi secara alami (biodegradable), ramah lingkungan, serta menjadi pilihan utama formulator dalam menjaga kualita dan shelf-life produk kosmetik.
PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi Trisodium Citrate dalam formulasi kosmetik?
J: Trisodium Citrate berfungsi utama sebagai pengatur pH (penyeimbang sifat asam), pengkelat ion logam (chelating agent), dan pengstabil formulasi agar racikan tidak mudah rusak atau berubah warna.
T: Berapa dosis Trisodium Citrate yang umum digunakan dalam racikan skincare?
J: Dosis anjuran berkisar antara 0,1% hingga 1% dari total berat formulasi, biasanya dilarutkan langsung pada fase air.
T: Apa bedanya Trisodium Citrate dengan Citric Acid?
J: Citric Acid bersifat asam untuk menurunkan pH, sedangkan Trisodium Citrate bersifat basa lemah/garam penyangga yang digunakan untuk menaikkan pH atau dipadukan bersama Citric Acid untuk membentuk sistem buffer pH yang stabil.





Ulasan
Belum ada ulasan.