Turpentine Oil / Minyak Terpentin | Pelarut dan Aromaterapi Herbal

Rentang harga: Rp19.500 hingga Rp140.500

Dikenal sebagai turpentine oil atau minyak terpentin — minyak atsiri alami untuk produk balsem, liniment, dan formulasi aromaterapi. Dosis anjuran 1–5%.

- +

Turpentine Oil atau yang dikenal sebagai minyak terpentin (oleum terebinthinae) adalah minyak atsiri alami yang diperoleh dari proses penyulingan getah atau resin pohon pinus. Cairan minyak atsiri ini memiliki karakteristik aroma kayu yang kuat, tajam, serta khas tanaman pinus. Dalam industri formulasi kosmetik dan perawatan tubuh tradisional, bahan ini dikenal luas sebagai zat tambahan fungsional untuk memberikan efek kehangatan lokal pada kulit badan.

Minyak atsiri ini bekerja secara topikal dengan cara merangsang pembuluh darah kapiler di permukaan kulit, sehingga menghasilkan sensasi hangat (counterirritant) yang menenangkan otot atau sendi yang pegal. Kandungan utama berupa hidrokarbon monoterpena seperti alfa dan beta-pinena di dalamnya juga memberikan aroma terapi yang menyegarkan serta sifat antimikroba alami.

Untuk pengunaan dalam formulasi produk body care seperti balsem gosok, minyak urut, atau losion pemanasan otot, masukkan bahan ini ke dalam fase minyak (oil phase) pada suhu di bawah 40°C atau pada tahap akhir pencampuran guna menjaga stabilitas komponen aktifnya. Dosis anjuran umum berkisar antara 1% hingga 5% tergantung pada tingkat kehangatan yang diinginkan dalam formula akhir.

Sangat baik dikombinasikan dengan carrier oil seperti coconut oil atau olive oil sebagai pengencer dasar, serta dapat dicampur dengan minyak atsiri penghangat lainnya seperti cajuput oil atau clove oil untuk mengoptimalkan produk liniment tubuh.

Produk ini ditujukan khusus untuk penggunaan luar pada kulit badan (bukan untuk wajah atau kulit sensitif). Wajib melakukan uji tempel (patch test) sebelum produksi massal guna mengantisipasi risiko iritasi kulit, serta patuhi batas aman regulasi penggunaan kosmetik topikal.

PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi turpentine oil dalam formulasi produk badan?
J: Turpentine oil berfungsi sebagai agen pemberi sensasi hangat alami (counterirritant), pelarut atsiri, serta pemberi aroma kayu yang kuat untuk balsem dan minyak urut.

T: Berapa dosis anjuran penggunaan turpentine oil?
J: Dosis anjuran umum adalah 1% hingga 5% yang dicampurkan pada fase minyak atau dilarutkan dengan carrier oil untuk aplikasi topikal badan.

Berat N/A
Ukuran

100 ml, Liter

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Turpentine Oil / Minyak Terpentin | Pelarut dan Aromaterapi Herbal”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *