Magnesium Ascorbyl Phosphate atau MAP (INCI: Magnesium Ascorbyl Phosphate) adalah bentuk turunan Vitamin C murni (asam askorbat) yang telah distabilkan dengan garam magnesium fosfat. Berbeda dengan Vitamin C konvensional yang sangat rentan teroksidasi oleh udara dan cahaya, MAP memiliki stabilitas termal dan fotokimia yang unggul. Bahan aktif ini berbentuk bubuk halus berwarna putih kekuningan yang berfungsi utama sebagai agen pencerah kulit (brightening agent) dan pelindung antioksidan.
Mekanisme kerja MAP dimulai setelah meresap ke dalam lapisan epidermis kulit, di mana enzim fosfatase alami tubuh akan mengonversinya menjadi Vitamin C aktif. Senyawa ini bekerja efektif menghambat pembentukan enzim tyrosinase untuk menekan produksi melanin, sehingga mampu menyamarkan noda hitam (hiperpigmentasi) dan meratakan warna kulit. Selain mencerahkan, MAP juga merangsang sintesis kolagen untuk menjaga elastisitas kulit sekaligus menangkal radikal bebas.
Bahan baku ini bersifat larut air (water-soluble) dan wajib dimasukkan ke dalam Fase Air pada proses formulasi. Untuk menjaga integritas molekulnya, MAP sebaiknya dilarutkan pada proses dingin (cold process) atau ditambahkan pada fase sensitif suhu (heat-sensitive phase) setelah emulsi terbentuk dan suhu batch berada di bawah 40°C. Dosis penggunaan yang dianjurkan berkisar antara 3% hingga 5% untuk aplikasi produk perawatan harian.
Dalam merancang formula kosmetik, kestabilan struktur MAP sangat bergantung pada tingkat keasaman produk akhir. Bahan ini bekerja paling optimal dan konversinya paling stabil pada rentang pH 6.0 hingga 7.0, sehingga tidak memerlukan lingkungan asam kuat seperti asam askorbat murni. Formulator disarankan menambahkan agen pengelat (chelating agent) seperti Disodium EDTA untuk mengikat logam bebas serta dapat mengombinasikannya dengan Vitamin E larut air untuk efek sinergi antioksidan.
Secara regulasi kosmetik (BPOM), Magnesium Ascorbyl Phosphate diklasifikasikan sebagai bahan baku yang aman dan sangat ramah untuk kulit sensitif karena tingkat keasamannya yang mendekati netral. Sifatnya yang tidak mengiritasi membuat MAP menjadi pilihan utama dalam formulasi serum pencerah premium, krim anti-aging, losion tubuh, hingga kosmetik dekoratif yang berfokus pada kecerahan kulit.
PERTANYAAN UMUM:
T: Apa kelebihan Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP) dibanding Vitamin C biasa?
J: MAP jauh lebih stabil terhadap paparan cahaya dan udara sehingga tidak mudah berubah warna, serta bekerja pada pH netral yang membuatnya sangat minim risiko iritasi bagi kulit sensitif.
T: Berapa pH ideal untuk menjaga kestabilan MAP dalam formula serum atau krim?
J: MAP membutuhkan pH akhir produk yang netral hingga sedikit asam, idealnya pada rentang rentang pH 6.0 sampai 7.0 agar struktur zat aktifnya tidak rusak.





Ulasan
Belum ada ulasan.