White Petroleum Jelly (INCI: Petrolatum) adalah campuran hidrokarbon semi-padat yang telah melalui proses pemurnian tinggi untuk memastikan tingkat kemurnian dan keamanan optimal bagi aplikasi kosmetik maupun farmasi. Bahan ini berupa massa transparan hingga putih yang tidak berbau dan tidak mudah tengik.
Mekanisme kerja utama zat ini adalah sebagai emolien oklusif yang sangat efektif di permukaan kulit. Petroleum jelly membentuk lapisan pelindung fisik yang menghambat terjadinya trans-epidermal water loss (TEWL) secara signifikan, sehingga kelembaban alami kulit tetap terjaga dengan baik terutama pada area yang sangat kering.
Dalam proses formulasi, bahan ini umumnya dimasukkan ke dalam fase minyak (oil phase) pada pembuatan salep, krim, body balm, lip balm, atau pelindung kulit (skin protectant). Dosis penggunaannya sangat fleksibel, berkisar antara 2% hingga 5% tergantung pada fungsi sediaan akhir, baik sebagai komponen emulsi maupun bahan dasar tunggal.
Untuk mengurangi rasa terlalu lengket atau berat pada produk losion harian, white petroleum jelly sering dikombinasikan dengan emolien yang lebih ringan seperti caprylic/capric triglyceride atau minyak nabati. Kombinasi ini memberikan tekstur akhir yang lebih nyaman diaplikasikan pada kulit tanpa mengurangi kemampuan oklusifnya.
Bahan ini stabil secara kimiawi dan tidak mendukung pertumbuhan mikroorganisme, namun harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk. Pastikan selalu mematuhi standar mutu dan regulasi BPOM jika produk diracik untuk keperluan komersial.
PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi utama White Petroleum Jelly dalam kosmetik?
J: White Petroleum Jelly berfungsi sebagai emolien oklusif yang membentuk lapisan pelindung untuk mengunci kelembaban dan mencegah kekeringan kulit.
T: Bagaimana cara mencampurkan White Petroleum Jelly ke dalam formula?
J: Bahan ini harus dilelehkan terlebih dahulu dan dimasukkan ke dalam fase minyak pada proses pembuatan emosi atau sediaan salep.




Ulasan
Belum ada ulasan.