Sodium Lauryl Sulfate (INCI: Sodium Lauryl Sulfate) atau yang lebih dikenal di kalangan formulator lokal sebagai SLS bubuk, natrium lauril sulfat, atau biang busa, adalah surfaktan anionik berkinerja tinggi. Bahan baku ini berfungsi utama sebagai agen pembusa (foaming agent), deterjen, dan pengemulsi dalam berbagai produk pembersih personal care serta home care.
Sebagai surfaktan, molekul SLS bekerja dengan cara menurunkan tegangan permukaan air, sehingga mampu mengikat minyak, kotoran, dan debu agar mudah dibilas dari permukaan kulit atau rambut. Bentuk bubuk atau serbuk memberikan kemudahan bagi formulator untuk menakar tingkat kemurnian dan kepekatan busa secara presisi dibandingkan bentuk cair.
Dalam proses formulasi, Sodium Lauryl Sulfate umumnya dimasukkan ke dalam fase air (water phase) dan diaduk hingga larut sempurna. Dosis anjuran penggunaan bervariasi tergantung jenis produk: 1–2% untuk pasta gigi, 5–10% untuk sabun mandi cair dan pembersih wajah, hingga 10–20% untuk produk pembersih intensif seperti sampo dan deterjen cair. Pastikan pengadukan dilakukan secara terkontrol untuk menghindari timbulnya busa berlebih selama proses pencampuran.
Bahan ini sangat ideal dikombinasikan dengan surfaktan pendamping yang bersifat lebih lembut (seperti ko-surfaktan amfoter atau non-ionik) untuk menyeimbangkan kelembutan formula akhir di kulit. Penggunaan bahan pengondisi atau pelembap tambahan juga disarankan dalam formula pembersih yang menggunakan surfaktan kuat ini.
Karena sifatnya yang merupakan surfaktan kuat, formulator perlu memperhatikan batas konsentrasi aman agar tidak memicu iritasi atau kekeringan berlebih pada kulit sensitif. Simpan produk dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering karena sifatnya yang mudah menyerap kelembapan udara.
PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dalam produk kosmetik?
J: SLS berfungsi sebagai surfaktan utama untuk menghasilkan busa berlimpah serta mengangkat minyak dan kotoran secara efektif dari kulit atau rambut.
T: Berapa dosis anjuran penggunaan SLS bubuk dalam formulasi?
J: Dosis anjuran berkisar antara 1 hingga 2% untuk pasta gigi, 5 hingga 10% untuk pembersih badan, dan hingga 20% untuk sampo.





Ulasan
Belum ada ulasan.