Thickmate A (INCI: Acrylates Copolymer) adalah bahan pengental (thickener) dan pembentuk tekstur cairan berbentuk larutan agak kekuningan hingga jernih (slight yellowish liquid). Bahan ini dirancang khusus sebagai agen peningkat viskositas (viscosity modifier) serta stabilisator busa untuk berbagai sistem pembersih cair (surfactant-based cleanser).
Mekanisme kerjanya adalah dengan membangun matriks polimer saat diintegrasikan ke dalam sistem surfaktan. Thickmate A tidak hanya menaikkan kekentalan produk secara efektif, tetapi juga membantu mensuspensikan partikel (seperti scrub, butiran mika/glitter, atau ekstrak) agar tidak mengendap di dasar kemasan.
Dalam formulasi kosmetik, Thickmate A umumnya dilarutkan ke dalam fase air (water phase) atau dicampurkan bersama larutan surfaktan pada suhu ruang. Dosis penggunaan yang dianjurkan berkisar antara 0.5–5% tergantung pada tingkat kekentalan dan karakteristik alir (flow property) yang diinginkan. Untuk mengaktifkan atau mengoptimalkan viskositasnya secara maksimal, penyesuaian pH pada rentang 7.0–9.0 (sesuai spesifikasi CoA pH 8.3) dapat dilakukan.
Thickmate A sangat baik dikombinasikan dengan berbagai jenis surfaktan anionik dan amfoterik (seperti SLES, Cocamidopropyl Betaine, atau Coco-Glucoside). Bahan ini membantu menghasilkan busa yang lebih kaya, creamy, dan stabil tanpa membuat sediaan menjadi terlalu berat atau lengket di kulit.
Sesuai Certificate of Analysis (CoA), bahan ini memiliki kadar padatan (solids) sekitar 47–51% dengan viskositas yang stabil. Pada suhu dingin bahan dapat mengental/mengkristal, tetapi akan kembali cair sempurna jika dipanaskan perlahan di atas suhu 40°C. Diproduksi sesuai standar regulasi kosmetik (BPOM-Friendly) untuk menghasilkan pembersih cair yang stabil dan menarik.
PERTANYAAN UMUM:
T: Apa fungsi utama Thickmate A dalam formulasi sabun cair?
J: Thickmate A berfungsi sebagai pengental (thickener), pemantap busa, dan agen pembentuk tekstur cair pada sediaan sabun cair, sampo, dan body wash.
T: Pada fase apa Thickmate A ditambahkan dan berapa dosis penggunaannya?
J: Ditambahkan pada fase air atau campuran surfaktan dengan dosis anjuran 0.5–5% pada pH sistem sekitar 7.0–9.0.





Ulasan
Belum ada ulasan.